Cari

InspirasiHening

Aku ya aku, kau ya kau, dan masalah siapa yang benar atau salah itu benar-benar hal yang membosankan disini

Bahagia

Katanya bahagia itu sederhana..

Baiklah, maka hari ini aku berbahagia karena aku bersyukur. Banyak sekali yang aku syukuri, Allah memang Maha Penyayang. 

Maka syukurku sederhana, masih mampu sholat dan berdoa kepada-Mu, dengan kesungguhan hati, dengan air mata yang jatuh. Maka cukuplah bagiku, bahwa aku tau bahwa hatiku masih belum membeku.

Terima kasih Ya Rabb…

Iklan

Ikan Asin

Ya Allah…

Lucu rasanya dan kenapa saya harus sampe nulis begini. Tapi kali pertama dalam hidup rindu sekali makan ikan asin cabe ijo.

Konyol memang, sedih? Iya, laper? Iya, lemes? Lha iya wong dari dua hari yang lalu cuman ikan asin aja kepengennya sampe gamau makan.

ah sudahlah…

sabr.

Tentang Jarak

إذا لم يزدك البعد حبا فأنت لم تحب حقا
“Jika berjauhan tidak menambah rasa cintamu, berarti engkau memang belum mencintainya, Sama Sekali “

Kata

Kata, kadang ia takkan selalu bisa kau kendalikan. Ia bebas pergi kemanapun yang iya mau. Bahkan jika kau menyuruhnya pergi ke sisi terang, ia bisa saja malah beranjak ke sisi kegelapan. Maka berhati-hatilah dengan kata. Karna sekali ia kau lesatkan, maka takkan ada kesempatan. Lalu permasalah terakhirnya adalah kadang alat indra bisa saja memanas-manasi hati, lalu pada akhirnya hal yang berbeda pun terjadi.

Maka siapa yang akan kau salahkan jika rusak hari manusia di seberang sana hanya kerana katamu, yang kadang menyedihkan. Siapa? Katamu? Arau malah hatimu?

Wanita Shalihah

Sebuah perjuangan pasti akan ada hambatannya, entah itu kerikil atau bahkan batu besar yang menghadang. Tak banyak juga seorang pejuang yang jatuh, namun selalu ada yang bertahan, selalu. Maka, pada akhirnya orang terdekatlah yang akan berpengaruh ke depannya.

                  —————————————–

Isya pun berlalu, dikala beratnya dakwah, seorang pria menghentikan tubuhnya di depan rumah. Dengan lemas ia berdiri dengan menahan lutut, agaknya hari berat yang ia lalui. Lalu ia masuk, bersiap makan malam. Lalu dengan ditemani sang istri ia pun duduk di meja makan sambil mengupas ubi rebus. Percakapan luar biasa pun terjadi.

Ia : Mungkin aku terlalu sederhana memandang hidup ini, sehingga orang tidak terima.

Istrinya : (Mengambil ubi yang sedang dikupas suaminya) Hidup berjalan seperti apa yang kita pikirkan Kangmas, bukan sebaliknya.

Ia : Mungkin sebaiknya Continue reading “Wanita Shalihah”

Tapi

Adalah kata TAPI, sebuah kata yang menurutku cukup menyayat.
Kau tau kenapa? Karna sejatinya ia merupakan penghubung untuk memisahkan. Ia tercipta untuk menghubungkan namun untuk memisahkan. Kau paham? Well, itu memang dua hal yang bercampur menjadi hal yang tak terdefinisikan.

Terkadang ia muncul membuat perihnya hati, menyayat secara perlahan.
Namun bisa jadi berkebalikan.
Tapi..
Continue reading “Tapi”

Resonansi

Sejatinya jika ia beresonansi, maka akan ada irama yang sama.
Sejatinya jika ia beresonansi, maka akan ada nafas yang sama.
Dan, tentu saja pilihan yang sama.

Namun, jika tidak.
Yah namanya bukan resonansi.
Atau paling-paling ya jadi resonansi pincang.
Ya..
Pincang..

Di 1/3 malam i’tikaf, mencari cinta.

Berhenti

“Sebaik-baik cara jika dilanda kebingungan adalah dengan cara berhenti, berhenti sejenak. Lalu fikirkan dengan baik, dengan tekun terus sampai kau akhirnya sampai di masa lampau yang dimana saat itu adalah saat paling membahagiakan dan menenangkan. Lantas sisi baik akan datang dengan senyuman terlebarnya dengam tangan yang lebar membuka, siap untuk memeluk kebingunganmu”

Saya
Di tepiah pintu.
Di antara celah cahaya pagi.

Tetaplah Dalam Barisan

Dalam pemupukan ilmu saat ditempa, banyak sekali nilai yang diselipkan, banyak sekali pesan yang diharapkan dan banyak sekali cinta yang dikirimkan.
Semua itu tak lain dilakukan untuk membentuk, setiap relung jiwa yang tadinya tak tertata, akhirnya kelak menjadi kesatuan yang keras dan mampu untuk bertahan diberbagai keadaan. Banyak yang tak menyadari, terlebih-lebih saya sendiri bahwa itu hanyalah latihan, pembiasaan, hatta nantinya ketika ia dilepaskan ke samudra ia takkan kehilangan arah, biduk kecil yang  Continue reading “Tetaplah Dalam Barisan”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑